egypt
AR
belarus
BE
bulgaria
BG
bangladesh
BN
bosnia
BS
spain
CA
czech_republic
CS
germany
DE
greece
EL
usa
EM
great_britain
EN
esperanto
EO
spain
ES
estonia
ET
iran
FA
finnland
FI
france
FR
israel
HE
croatia
HR
hungary
HU
indonesia
ID
italy
IT
japan
JA
georgia
KA
india
KN
south_korea
KO
lithuania
LT
latvia
LV
india
MR
netherlands
NL
norway
NN
india
PA
poland
PL
portugal
PT
brazil
PX
romania
RO
russia
RU
slovakia
SK
serbia
SR
sweden
SV
ukraine
UK
vietnam
VI
china
ZH

Mutasi genetik membuat berbicara menjadi mungkin

Manusia adalah satu-satunya makhluk hidup di bumi yang dapat berbicara. Ini membedakan mereka dari hewan dan tumbuhan. Tentu saja hewan dan tumbuhan juga berkomunikasi satu sama lain. Namun, mereka tidak berbicara bahasa suku kata yang kompleks. Tapi mengapa manusia bisa berbicara? Ciri-ciri fisik tertentu diperlukan untuk dapat berbicara. Ciri-ciri fisik hanya ditemukan pada manusia. Meskipun demikian, itu tidak berarti bahwa manusia mengembangkannya. Dalam sejarah evolusi, tidak ada yang terjadi tanpa alasan. Di suatu titik di sepanjang sejarah kehidupan manusia, manusia mulai berbicara. Kami belum tahu kapan itu tepatnya. Tapi sesuatu pasti telah terjadi yang memberi manusia kemampuan berbicara. Para peneliti percaya bahwa mutasi genetiklah yang bertanggung jawab untuk hal itu. Antropolog telah membandingkan materi genetik dari berbagai makhluk hidup. Telah diketahui bahwa sebuah gen tertentu mempengaruhi kemampuan bicara. Orang-orang yang gen ininya rusak memiliki masalah bicara. Mereka tidak bisa mengekspresikan diri dengan baik dan sulit memahami kata-kata. Gen ini diuji pada manusia, kera, dan tikus. Gen ini sangat mirip pada manusia dan simpanse. Hanya dua perbedaan kecil yang dapat diidentifikasi. Tapi perbedaan ini membuat keberadaannya di otak menjadi diketahui. Bersama dengan gen lain, gen ini mempengaruhi aktivitas otak tertentu. Oleh karena itu manusia dapat berbicara, sedangkan kera tidak. Namun, teka-teki bahasa manusia masih belum terpecahkan. Karena mutasi gen saja tidak cukup untuk memungkinkan orang mampu bicara. Para peneliti telah menanamkan varian gen manusia pada tikus. Tetapi itu tidak memberi tikus kemampuan bicara ... Tapi cicitan mereka cukup membuat kegaduhan!

text before next text

© Copyright Goethe Verlag GmbH 2015. All rights reserved.