egypt
AR
belarus
BE
bulgaria
BG
bangladesh
BN
bosnia
BS
spain
CA
czech_republic
CS
germany
DE
greece
EL
usa
EM
great_britain
EN
esperanto
EO
spain
ES
estonia
ET
iran
FA
finnland
FI
france
FR
israel
HE
croatia
HR
hungary
HU
indonesia
ID
italy
IT
japan
JA
georgia
KA
india
KN
south_korea
KO
lithuania
LT
latvia
LV
india
MR
netherlands
NL
norway
NN
india
PA
poland
PL
portugal
PT
brazil
PX
romania
RO
russia
RU
slovakia
SK
serbia
SR
sweden
SV
ukraine
UK
vietnam
VI
china
ZH

Orang tuna netra memproses ucapan lebih efisien

Orang-orang yang tidak bisa melihat mendengar lebih baik. Akibatnya, mereka dapat menjalani kehidupan mereka sehari-hari dengan lebih baik. Tetapi orang-orang tuna netra juga dapat memproses ucapan lebih baik! Sejumlah penelitian ilmiah telah sampai pada kesimpulan ini. Para peneliti membuat subjek uji mendengarkan rekaman. Kecepatan berbicara pada rekaman kemudian jauh ditingkatkan. Meskipun demikian, subjek uji tuna netra bisa memahami rekamannya. Di sisi lain, para subjek uji yang bisa melihat hampir tidak bisa memahaminya. Kecepatan berbicara rekaman terlalu tinggi bagi mereka. Percobaan lain menunjukkan hasil serupa. Subjek uji yang dapat melihat dan yang tidak mendengarkan berbagai kalimat. Satu bagian dari setiap kalimat dimanipulasi. Kata terakhir diganti dengan kata yang tak masuk akal. Para subjek uji harus menilai kalimat. Mereka harus memutuskan apakah kalimatnya masuk akal atau tidak. Sementara mereka mengerjakannya, otak mereka dianalisis. Peneliti mengukur gelombang otak tertentu. Sehingga mereka bisa melihat seberapa cepat otak menyelesaikan soal. Pada subjek uji tuna netra, sinyal tertentu muncul dengan sangat cepat. Sinyal ini menunjukkan bahwa kalimat telah dianalisis. Pada subjek uji yang dapat melihat, sinyal ini muncul lama kemudian. Mengapa tuna netra memproses ucapan lebih efisien belum diketahui. Tetapi para ilmuwan memiliki sebuah teori. Mereka percaya bahwa otak mereka menggunakan wilayah otak tertentu secara intensif. Ini adalah wilayah di mana orang yang dapat melihat memproses rangsangan visual. Wilayah ini tidak digunakan untuk melihat oleh tuna netra. Sehingga "tersedia" untuk tugas lainnya. Untuk alasan inilah, tuna netra memiliki kapasitas yang lebih besar untuk memproses ucapan...

text before next text

© Copyright Goethe Verlag GmbH 2015. All rights reserved.