egypt
AR
belarus
BE
bulgaria
BG
bangladesh
BN
bosnia
BS
spain
CA
czech_republic
CS
germany
DE
greece
EL
usa
EM
great_britain
EN
esperanto
EO
spain
ES
estonia
ET
iran
FA
finnland
FI
france
FR
israel
HE
croatia
HR
hungary
HU
indonesia
ID
italy
IT
japan
JA
georgia
KA
india
KN
south_korea
KO
lithuania
LT
latvia
LV
india
MR
netherlands
NL
norway
NN
india
PA
poland
PL
portugal
PT
brazil
PX
romania
RO
russia
RU
slovakia
SK
serbia
SR
sweden
SV
ukraine
UK
vietnam
VI
china
ZH

Bahasa nenek moyang kita

Bahasa modern dapat dianalisis oleh ahli bahasa. Berbagai metode digunakan untuk melakukannya. Tapi bagaimana orang berbicara ribuan tahun yang lalu? Lebih sulit untuk menjawab pertanyaan ini. Meskipun demikian, para ilmuwan telah sibuk menelitinya selama bertahun-tahun. Mereka ingin mengeksplorasi bagaimana orang berbicara sebelumnya. Untuk melakukan hal ini, mereka mencoba untuk merekonstruksi bentuk bahasa lisan kuno. Ilmuwan Amerika sekarang telah membuat penemuan menarik. Mereka menganalisis lebih dari 2.000 bahasa. Secara khusus mereka menganalisis struktur kalimat bahasa. Hasil penelitian mereka sangat menarik. Sekitar setengah dari bahasa tersebut memiliki struktur kalimat S-O-P. Artinya, kalimatnya secara berurutan terdiri dari subjek, obyek dan Predikat/Kata kerja. Lebih dari 700 bahasa mengikuti pola S-P-O. Dan sekitar 160 bahasa beroperasi sesuai dengan P-S-O. Hanya sekitar 40 bahasa menggunakan pola P-O-S. 120 bahasa menunjukkan bentuk hibrida. Di sisi lain, O-P-S dan O-S-P adalah sistem bahasa yang jarang ditemui. Sebagian besar bahasa dianalisis menggunakan prinsip S-O-P. Bahasa Persia, Jepang dan Turki adalah beberapa contohnya. Meskipun demikian, kebanyakan bahasa kehidupan mengikuti pola S-P-O. Struktur kalimat ini mendominasi rumpun bahasa Indo-Eropa saat ini. Para peneliti percaya bahwa pola S-O-P digunakan sebelumnya. Semua bahasa didasarkan pada pola ini. Tapi kemudian bahasa menyimpang. Kami belum mengetahuinya bagaimana hal tersebut bisa terjadi. Namun, variasi struktur kalimat pasti punya alasan. Karena dalam evolusi, hanya yang memberikan manfaat itulah yang menang atau mampu bertahan ...

text before next text

© Copyright Goethe Verlag GmbH 2015. All rights reserved.