egypt
AR
belarus
BE
bulgaria
BG
bangladesh
BN
bosnia
BS
spain
CA
czech_republic
CS
germany
DE
greece
EL
usa
EM
great_britain
EN
esperanto
EO
spain
ES
estonia
ET
iran
FA
finnland
FI
france
FR
israel
HE
croatia
HR
hungary
HU
indonesia
ID
italy
IT
japan
JA
georgia
KA
india
KN
south_korea
KO
lithuania
LT
latvia
LV
india
MR
netherlands
NL
norway
NN
india
PA
poland
PL
portugal
PT
brazil
PX
romania
RO
russia
RU
slovakia
SK
serbia
SR
sweden
SV
ukraine
UK
vietnam
VI
china
ZH

Wanita lebih memiliki bakat bahasa daripada pria!

Wanita sama cerdasnya dengan laki-laki. Rata-rata keduanya memiliki intelligence quotient (IQ) yang sama. Namun, kompetensi jender berbeda. Misalnya, pria berpikir lebih baik secara tiga dimensi. Mereka juga memecahkan masalah matematika lebih baik. Di sisi lain, wanita memiliki memori yang lebih baik. Dan mereka juga menguasai bahasa lebih baik. Wanita membuat lebih sedikit kesalahan dalam ejaan dan tata bahasa. Mereka juga memiliki kosakata yang lebih banyak dan membaca lebih fasih. Oleh karena itu, wanita biasanya mencapai hasil yang lebih baik dalam tes bahasa. Penyebab batas kemampuan linguistik wanita terletak pada otak. Otak pria dan wanita tersusun secara berbeda. Otak kiri bertanggung jawab pada bahasa. Wilayah ini mengontrol proses linguistik. Meskipun demikian, wanita menggunakan kedua bagian otak saat mengolah kata-kata. Oleh karena itu, kedua bagian otak mereka dapat bertukar ide lebih baik. Jadi otak perempuan lebih aktif dalam pengolahan kata-kata. Dan wanita dapat memproses kata-kata lebih efisien. Bagaimana otak berbeda masih belum diketahui. Beberapa ilmuwan percaya bahwa faktor biologi adalah alasannya. Gen wanita dan pria mempengaruhi perkembangan otak. Wanita dan pria juga menjadi seperti diri mereka karena hormon. Yang lain mengatakan bahwa cara kita dididik mempengaruhi perkembangan kita. Karena bayi perempuan lebih banyak berbicara dan membaca. Anak laki-laki, di sisi lain, mendapat mainan yang lebih bersifat teknis. Jadi bisa jadi lingkungan kita membentuk otak kita. Di sisi lain, perbedaan tertentu ada di seluruh dunia. Dan anak-anak dibesarkan berbeda dalam setiap kebudayaan ...

text before next text

© Copyright Goethe Verlag GmbH 2015. All rights reserved.