belarus
BE
bulgaria
BG
bangladesh
BN
bosnia
BS
spain
CA
czech_republic
CS
germany
DE
greece
EL
usa
EM
great_britain
EN
esperanto
EO
spain
ES
estonia
ET
iran
FA
finnland
FI
france
FR
israel
HE
croatia
HR
hungary
HU
indonesia
ID
italy
IT
japan
JA
georgia
KA
india
KN
south_korea
KO
lithuania
LT
latvia
LV
india
MR
netherlands
NL
india
PA
poland
PL
portugal
PT
brazil
PX
romania
RO
russia
RU
slovakia
SK
serbia
SR
sweden
SV
ukraine
UK
vietnam
VI
china
ZH

Bahasa gambar

Sebuah pepatah Jerman mengatakan: Satu gambar mengatakan lebih dari seribu kata. Itu berarti bahwa gambar seringkali lebih cepat dipahami daripada kata-kata. Gambar juga dapat menyampaikan emosi lebih baik. Karena itu, iklan menggunakan banyak gambar. Gambar memiliki fungsi berbeda dari kata-kata. Gambar menunjukkan kepada kita beberapa hal secara bersamaan secara keseluruhan. Itu berarti bahwa satu gambar utuh bersama-sama memiliki efek tertentu. Sementara untuk perkataan, dibutuhkan lebih banyak kata-kata. Tapi gambar dan kata-kata berjalan beriringan. Kita perlu kata-kata untuk menjelaskan gambar. Dengan cara yang sama, ada banyak teks yang dipahami pertama kali lewat gambar. Hubungan antara gambar dan kata-kata sedang dipelajari oleh ahli bahasa. Hal ini juga menimbulkan pertanyaan apakah gambar sendiri adalah sebuah bahasa. Jika sesuatu hanya difilmkan, kita dapat melihat gambar-gambarnya. Tetapi pesan dari film tersebut tidak konkret. Jika suatu gambar dimaksudkan berfungsi sebagai perkataan, maka gambar tersebut harus konkret. Semakin sedikit yang ia tunjukkan, semakin jelas pesannya. Piktogram adalah contoh yang baik untuk ini. Piktogram adalah simbol bergambar yang sederhana dan jelas. Mereka mengganti bahasa verbal, sehingga menjadi sebuah bentuk komunikasi visual. Sebagai contoh, semua orang tahu pictogram untuk "tidak merokok". Tanda ini memperlihatkan satu batang rokok dengan satu garis melaluinya. Gambar menjadi semakin penting akibat globalisasi. Tetapi Anda juga harus mempelajari bahasa gambar. Hal ini tidak dimengerti di seluruh dunia, meskipun banyak yang berpikir demikian. Karena budaya kita mempengaruhi pemahaman kita tentang gambar. Apa yang kita lihat tergantung pada banyak faktor yang berbeda. Jadi beberapa orang tidak melihat rokok, tetapi hanya garis-garis gelap.

text before next text

© Copyright Goethe Verlag GmbH 2014. All rights reserved.