egypt
AR
belarus
BE
bulgaria
BG
bangladesh
BN
bosnia
BS
spain
CA
czech_republic
CS
germany
DE
greece
EL
usa
EM
great_britain
EN
esperanto
EO
spain
ES
estonia
ET
iran
FA
finnland
FI
france
FR
israel
HE
croatia
HR
hungary
HU
indonesia
ID
italy
IT
japan
JA
georgia
KA
india
KN
south_korea
KO
lithuania
LT
latvia
LV
india
MR
netherlands
NL
norway
NN
india
PA
poland
PL
portugal
PT
brazil
PX
romania
RO
russia
RU
slovakia
SK
serbia
SR
sweden
SV
ukraine
UK
vietnam
VI
china
ZH

Berbicara pada diri sendiri

Ketika seseorang berbicara pada diri sendiri, maka itu terdengar aneh untuk pendengar. Namun hampir semua orang berbicara sendiri dari waktu ke waktu. Psikolog memperkirakan bahwa lebih dari 95 persen orang dewasa melakukannya. Anak-anak hampir selalu berbicara sendiri ketika bermain. Jadi bercakap dengan diri sendiri merupakan hal yang sangat normal. Ini hanya merupakan bentuk khusus dari komunikasi. Dan terkadang ada banyak keuntungan dari berbicara sendiri! Hal tersebut dikarenakan kita mengatur pikiran kita dengan kata-kata. Suara hati kita muncul ketika kita berbicara kepada diri sendiri. Anda mungkin juga mengatakannya sebagai cara berpikir keras-keras. Orang yang pikirannya berantakan khususnya, sering bicara sendiri. Dalam kasus mereka, area otak tertentu kurang aktif. Oleh karenanya, mereka kurang terorganisir. Dengan bicara sendiri, mereka membantu diri mereka untuk lebih metodis. Bicara sendiri juga dapat membantu kita membuat keputusan. Karena merupakan cara yang sangat baik untuk menghilangkan stres. Bicara sendiri meningkatkan konsentrasi dan membuat Anda lebih produktif. Hal ini disebabkan mengatakan sesuatu dengan suara keras membutuhkan waktu lebih lama daripada hanya memikirkannnya. Kita lebih sadar akan pikiran kita ketika kita berbicara. Kita mengerjakan tes sulit lebih baik ketika kita berbicara dengan diri kita sendiri dalam prosesnya. Berbagai percobaan telah menunjukkan hal ini. Kami juga dapat memberikan diri kita keberanian dengan bicara pada diri sendiri. Banyak atlet banyak bicara pada diri sendiri untuk memotivasi diri mereka. Sayangnya, kita biasanya berbicara sendiri ketika dalam situasi negatif. Oleh karena itu, kita harus selalu mencoba untuk menjadi positif. Dan kita harus sering memikirkan kembali apa yang kita inginkan. Dengan cara ini kita dapat secara positif mempengaruhi tindakan kita melalui berbicara. Tetapi sayangnya, hal tersebut hanya bekerja ketika kita tetap bersikap realistis!

text before next text

© Copyright Goethe Verlag GmbH 2015. All rights reserved.