egypt
AR
belarus
BE
bulgaria
BG
bangladesh
BN
bosnia
BS
spain
CA
czech_republic
CS
germany
DE
greece
EL
usa
EM
great_britain
EN
esperanto
EO
spain
ES
estonia
ET
iran
FA
finnland
FI
france
FR
israel
HE
croatia
HR
hungary
HU
indonesia
ID
italy
IT
japan
JA
georgia
KA
india
KN
south_korea
KO
lithuania
LT
latvia
LV
india
MR
netherlands
NL
norway
NN
india
PA
poland
PL
portugal
PT
brazil
PX
romania
RO
russia
RU
slovakia
SK
serbia
SR
sweden
SV
ukraine
UK
vietnam
VI
china
ZH

Alfabet

Kita dapat berkomunikasi menggunakan bahasa. Kita memberitahu orang lain apa yang kita pikirkan atau rasakan. Menulis juga memiliki fungsi yang sama. Kebanyakan bahasa memiliki bentuk tertulis. Tulisan terdiri dari karakter. Karakter ini bisa banyak macamnya. Kebanyakan tulisan terdiri dari huruf. Huruf-hurif ini membentuk alfabet. Alfabet adalah satu set simbol grafis yang terorganisasi. Karakter ini bergabung untuk membentuk kata-kata sesuai dengan aturan-aturan tertentu. Masing-masing karakter memiliki pengucapan tetap. Istilah "alfabet" berasal dari bahasa Yunani. Di sana, dua huruf pertama disebut "alpha" dan "beta". Ada banyak huruf yang berbeda sepanjang sejarah. Orang-orang menggunakan karakter lebih dari 3.000 tahun yang lalu. Sebelumnya, karakter adalah simbol ajaib. Hanya sedikit orang yang tahu apa makna mereka. Kemudian, karakter kehilangan sifat simbolis mereka. Hari ini, huruf tidak memiliki arti. Mereka hanya memiliki arti saat digabungkan dengan huruf lainnya. Namun, Karakter seperti dalam bahasa Cina misalnya, memiliki fungsi yang berbeda. Mereka menyerupai gambar dan seringkali menggambarkan apa yang mereka simbolkan. Ketika kita menulis, kita menyandikan pikiran kita. Kita menggunakan karakter untuk merekam pengetahuan kita. Otak kita telah belajar bagaimana memecahkan kode alfabet. Karakter menjadi kata-kata, kata-kata menjadi ide. Dengan cara ini, teks dapat bertahan selama ribuan tahun. Dan masih dipahami ...

text before next text

© Copyright Goethe Verlag GmbH 2015. All rights reserved.